Dua Ribu Korban Gempa Bantul Demo Sultan HB X
Rabu, 06 Sep 2006 15:33 WIB
Yogyakarta - Sekitar 2.000 korban gempa bumi di Bantul menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur DIY, Jalan Maliboro, Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (6/9/2006). Mereka meminta agar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menemui mereka. Warga mengancam akan menginap jika Sultan tidak menemuinya.Aksi massa yang tergabung dalam Forum Rakyat Korban Gempa (Forkob) ini berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Bantul. Mereka datang dengan menumpang sedikitnya 40 truk, 30 mobil pick up dan ratusan sepeda motor. Dari Bantul, mereka dikawal ketat sejumlah aparat kepolisian.Arman Kurniawan, salah seorang koordinator aksi mengatakan, pihaknya tidak setuju bila dana bantuan rekonstruksi pada tahap pertama hanya untuk membangun 47 ribu rumah yang roboh. Dana bantuan harus dibagikan merata ke semua warga korban gempa."Kami juga menolak bila bantuan diberikan berdasarkan kelompok. Karena itu akan memicu konflik. Pemerintah seharusnya belajar dari pengalaman saat pembagian jadup (jaminan hidup), yang memunculkan perpecahan," kata Arman.Sampai saat ini belum ada kepastian kapan dana tahap pertama dicairkan. Sebab sampai September ini belum juga ada kepastian.Bahkan ketika bertemu dengan Bupati Bantul tadi pagi dijanjikan bulan Oktober-November bantuan tahap pertama akan cair. Namun pihaknya tidak yakin. "Karena kami tidak yakin, maka kami datang ke sini untuk meminta kepastikan kapan tunjangan yang akan diberikan. Dan kami tidak ingin janji-janji lagi," katanya.
(jon/)











































