KNKT Rilis Tragedi Mandala, Durian Bukan Penyebab Celaka
Rabu, 06 Sep 2006 12:45 WIB
Jakarta - Genap setahun tragedi jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Medan telah berlalu. Draf hasil penyelidikan KNKT akan dirilis akhir September 2006. Durian dipastikan tidak berkontribusi terhadap kecelakaan."Akhir September akan kita rilis kepada Bapak Menhub, karena sekarang ini hasil dari tim investigasi sudah mengerucut pada kesimpulan," kata Ketua KNKT Setio Raharjo kepada detikcom di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2006).Setio mengakui KNKT mengalami kendala dalam mengungkap kecelakaan yang terjadi 5 September 2005 ini. Kendala pertama, karena temuan di lapangan sulit dianalisa. Kedua, KNKT hanya menganalisa dari black box yang sangat terbatas."Kasus ini memang agak sulit karena data-data temuan seperti di black box sulit untuk dianalisa. Kasus ini sangat debatable karena ada beberapa hal yang kita harap dapat didengar di black box ternyata tidak. Itu menyebabkan kita sulit menganalisa," terangnya.Jadi butuh waktu lama? "Ya sangat lama, setahun lebih, saya tahu ini ditunggu-tunggu masyarakat. Saat ini draf sudah selesai, tetapi masih ada perdebatan dan data-data yang perlu diverifikasi ulang," ujar Setio.Namun demikian, Setio berani memastikan durian bukan sebagai penyebab kecelakaan."Itu wacana yang berkembang di masyarakat. Saya berani katakan durian tidak berkontribusi pada kecelakaan itu. Tidak ada overload, ditambah 2 ton saja pesawat itu naik," kata Setio."Jadi durian bukan penyebab kecelakaan. Kita sudah coba di simulator. Berat itu memenuhi syarat take off," lanjut dia.Tragedi Mandala Airlines pada 5 September 2005 setelah take off dari Bandara Polonia, Medan mengakibatkan 144 orang tewas, 16 rumah, 12 mobil dan 20 kendaraan lainnya hancur.
(aan/)











































