Mendiknas di Den Haag
Kompetisi Kemitraan Tak Terhindarkan
Selasa, 05 Sep 2006 21:13 WIB
Den Haag - Kompetisi kemitraan akademik tak terhindarkan demi memajukan pendidikan. Jaringan dan aliansi strategis juga perlu diperluas melintasi batas-batas geografis.Hal itu disampaikan Mendiknas Bambang Sudibyo pada sambutan acara pembukaan tahun akademik 2006-2007 di Universitas Maastricht, Belanda, Senin, seperti diulang kepada detikcom di Den Haag malam harinya atau Selasa (5/9/2006) WIB.Dalam acara bertajuk A Taste of Quality itu, Mendiknas menggarisbawahi bahwa globalisasi serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah mempengaruhi dunia pendidikan sedemikian rupa."Di satu sisi globalisasi telah membuka peluang baru dan mempertemukan kepentingan nasional untuk menjangkau ilmu pengetahuan unggul dan atmosfir pengajaran lebih baik," kata Bambang, yang meraih Phd administrasi bisnis pada Universitas Kentucky, AS. Namun di sisi lain penciptaan peluang baru memerlukan investasi sumber daya baru dan peraturannya. Termasuk dalam peraturan tersebut adalah soal standar dan sertifikasi.Oleh sebab itu, ujar Bambang, kerjasama lebih besar antarlembaga dalam pengajaran dan riset sangat diperlukan. Dalam konteks ini, setiap lembaga harus berkompetisi sekaligus bekerjasama, memperlakukan kompetitornya sebagai mitra. "Pemikiran untuk mendorong kompetisi akademik adalah tidak terhindarkan demi memajukan pendidikan. Dunia akademik juga harus mendorong mewujudkan interdependensi kemanusiaan," tegasnya. Menurut Bambang, jaringan dan aliansi strategis perlu diperluas melintasi batas-batas geografi. "Juga harus ditemukan mekanisme untuk menjamin bahwa mahasiswa dan staf yang qualified dapat terlibat dalam kerjasama dan akses yang disediakan ke fakultas yang dibutuhkan," demikian Bambang.
(es/)











































