Jelang Kasodo, Bromo Waspada

Jelang Kasodo, Bromo Waspada

- detikNews
Selasa, 05 Sep 2006 16:54 WIB
Malang - Menjelang perayaan upacara Kasodo di Gunung Bromo, Jawa Timur, pada 6 - 7 September 2006, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS), Malang, memperingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Bromo dan wisatawan untuk tidak mendekati kawah Gunung Bromo dalam radius 1 kilometer. Larangan ini terkait dengan adanya surat edaran dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Bandung, yang meningkatkan status Gunung Bromo dari aktif normal menjadi waspada. "Surat edaran dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terhitung mulai tanggal 1 September 2006 pukul 19.30 WIB, status Gunung Bromo dinaikkan menjadi waspada," kata Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Gunung Bromo, M Mulyono, saat ditemui wartawan di kantor TN-BTS, Jalan Raden Intan Malang, Selasa, (5/9/2006). Peningkatan status waspada ini dilakukan dari hasil pengamatan yang dilakukan pada 1 September 2006 lalu, terjadi getaran tremor vulkanik amplitude sebesar 20 hingga 26 MM, dan getaran tremor vulkanik tersebut masih berlangsung hingga saat ini. Selain terjadi getaran, dari hasil pengamatan visual juga tampak asap putih tebal dengan ketinggian asap mencapai 75 meter hingga 100 meter dari bibir kawah Gunung Bromo serta tercium bau belerang yang sangat menyengat. Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan pada saat perayaan uapacara Kasodo, maka Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bersama pemerintah daerah setempat akan berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api room yang berada di Cemoro Lawang, Ngadisari, Probolinggo. "Meski ada peningkatan status Gunung Bromo menjadi waspada, kegiatan perayaan upacara kasodo tidak terganggu," ka Mulyono. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads