11 Anggota DPR Jalan-jalan ke Korea Utara
Selasa, 05 Sep 2006 15:44 WIB
Jakarta - Meski mendapat kritikan karena tidak memiliki agenda yang jelas, 11 anggota DPR yang tergabung dalam Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) akan mengunjungi Korea Utara pada 11-14 September 2006."Keberangkatan kami untuk menindaklanjuti kerjasama yang baik selama ini dan mendinginkan suasana Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) yang karena penundaan kunjungan Presiden SBY," ujar koordinator GKSB Yoseph Umar Hadi dalam jumpa pers di Press Room DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2006).Kesebelas anggota tersebut adalah Yoseph Umar Hadi (FPDIP), Zunatul Mafruhah (FPKB), Sri Harini (FPG), Djelantik Mokodompit (FPG), M Azwir Daynipara (FPG), Sudigdo Adi (FPDIP), Balkan Kaplale (FPD), Zainuddin (FPD), Asman Abnur (FPAN), Nasril Bahar (FPAN), dan Etha Bulo (FBPD).Dijelaskan Yoseph, rombongan akan bertemu dengan Ketua Supreme People Assembly (Parlemen) RRDK Choe Tae Buk, meninjau zona demiliterisasi dan pusat pengembangan ristek serta bertemu dengan Dewan Persahabatan Antarparlemen Korea."Diharapkan dengan kunjungan ini dapat menciptakan perdamaian di semenanjung Korea sebagai syarat reunifikasi kedua Korea secara damai," imbuh Yoseph.Mengenai berapa dana yang dihabiskan, Yoseph tidak menjelaskan berapa total dana yang dipakai. Dia hanya menyebutkan untuk tiket pergi pulang ke Korea tiap anggota sebesar US$ 2.400, uang saku tiap anggota per hari sebesar US$ 200, dan uang tambahan sebesar US$ 300.Sementara itu Wakil Koordinator GKSB Zunatul Mafruhah menyatakan, saat ini beberapa anggota rombongan masih berdebat apakah dalam kunjungan ini boleh membawa serta istri/suami atau tidak."Belum diputuskan, masih ada waktu 3 hari, tapi beberapa anggota sudah mengurus visa bagi istrinya," ungkap Zunatul.
(bal/)











































