Bupati Sidoarjo Bantah Jadi Antek Lapindo

Bupati Sidoarjo Bantah Jadi Antek Lapindo

- detikNews
Senin, 04 Sep 2006 12:24 WIB
Sidoarjo - Gara-gara warga merasa kurang mendapat perhatian serius dari Bupati Sidoarjo Wien Hendrarso, korban lumpur Lapindo Brantas menuding bupati sebagai antek Lapindo. Mendapat tudingan seperti itu, Wien hendrarso membantah keras."Saya bukan antek Lapindo ataupun koruptor. Tetapi saya saat ini berada di belakang rakyat. Saya memikirkan terus bagaimana cara menanggulangi luapan lumpur. Bahkan, siang dan malam saya kurang tidur hanya memikirkan itu," kata Wien Hendrarso saat berorarsi di depan warga yang melakukan aksi demo di kantor Bupati Sidoarjo, Senin (4/9/2006).Dijelaskan Wien, dirinya juga sudah bertemu dengan Presiden SBY. Dalam pertemuan tersebut, lanjut Wien, presiden meminta kepada semua pihak agar segera menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Porong sebelum akhir November.Bupati juga meminta seluruh warga yang unjuk rasa untuk tidak saling berkelahi maupun melakukan perbuatan anarkis. "Ojo gegeran wae. Awak dewe wis podho sorone, ayo dipikir bareng-bareng sing apik (Jangan berantem terus. Kita sama-sama sengsara. Ayo kita pikirkan sama-sama bagaimana baiknya), " katanya. Wien juga menjamin tidak ada perluasan lagi kolam-kolam penampungan lumpur di sebelah utara jalan tol, seperti di desa Kebon Guyang, Glagah Arum dan Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.Saat ini pihak satlak dan Lapindo tengah meninggikan kolam-kolam penampungan lumpur (pond) seperti di pond 4 dan pond 5. Di kolam tersebut, tanggul penahan lumpur sering bocor dan lumpur meluap.Terkait dengan aksi demo yang dilakukan warga, Wien menilai hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Hanya dirinya menyesalkan informasi perkembangan penanganan lumpur Lapindo yang ditangani media center tidak sampai ke masyarakat bawah. "Saya akui ada miskomunikasi. Ternyata informasi yang ada dari media center tidak sampai ke bawah," tandasnya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads