Gubernur Jabar Danny Setiawan Diperiksa KPK 11 Jam
Jumat, 01 Sep 2006 22:43 WIB
Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Danny Setiawan diperiksa KPK secara intensif selama 11 jam. Danny diperiksa terkait dugaan markup pengadaan alat-alat berat di lingkungan Pemprov Jabar. Namun, usai diperiksa sekitar pukul 22.30 WIB, Danny enggan menjelaskan materi pemeriksaan dirinya. Danny sendiri sudah diperiksa sebanyak 2 kali oleh KPK."Sata diklarifikasi pertanyaan-pertanyaan yang lama," kata Danny usai diperiksa di Gedung KPK, Jl Veteran III, Jakarta, Jumat (1/9/2006).Ketika ditanyakan apakah ada penunjukan langsung dalam pengadaan alat-alat berat, ambulans, dan armada pemadam kebakaran, Danny juga enggan menjelaskannya."Tanya ke teman-teman KPK. Mereka yang lebih tahu," jelas Danny dengan wajah letih.Danny juga mengaku lupa berapa pertanyaan yang diajukan KPK selama 11 jam pemeriksaan itu. Dia pun lantas langsung memasuki mobilnya Toyota Innova warna hitam B 1817 ST.Danny diperiksa terkait kasus dalam proyek APBD 2003-2004 senilai Rp 100,59 miliar. Proyek ini justru terealisasi pada awal masa pemerintahan Danny. Kala itu, Danny masih menjabat sebagai Sekda Pemprov Jabar.Sumber detikcom di KPK menjelaskan, Danny Setiawan diperiksa atas proyek yang terjadi pada tahun 2003-2004 di mana ada dua kali pengadaan dengan rekanan yang sama yaitu Istana Sarana Raya (ISR).Danny diperiksa sebagai mantan Sekda yang mengeluarkan surat izin penunjukan langsung pada rekanan. Saat itu Nuriana sebagai gubernur mengeluarkan disposisi pada ISR.
(ary/)











































