Komentar Amien-SB Soal PKB akan Picu Ketegangan Antar Partai
Jumat, 01 Sep 2006 21:21 WIB
Jakarta -
Komentar mengenai konflik di PKB yang datang dari sejumlah kalangan di luar partai sangat disesalkan. Komentar yang muncul dari luar PKB itu justru akan memicu ketegangan antar partai."Gak etis itu dilakukan Amien Rais dan SB( Ketua DPP PAN Soetrisno Bachir) ikut-ikutan komentar soal PKB. Karena nanti akan terjadi balas dendam politik. Ini membahayakan keberlangsungan demokrasi," kata pengamat politik asal UI Arbi Sanit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, jumat (1/9/2006). Menurut Arbi para tokoh parpol harus bisa memposisikan dirinya secara proporsional. Pemberian komentar atas konflk di parpol lain merupakan bentuk intervensi yang harus hindari dalam etika politik."Jangan ikut campur. Urus aja masalah dalam parpolnya sendiri. Kalau intervensi nanti jadi perang parpol. Ini gak produktif bagi pembangunan demokrasi," tambah Arbi.Sama seperti harapan dari PKB versi Gus Dur, Arbi pun juga mengusulkan agar putusan MA dijadikan bahan rekonsiliasi antar kedua kubu di PKB. Rekonsiliasi dianggap penting untuk menjaga kewibawaan PKB sebagai partai modern. "Yang kalah ya harus legowo. Tapi Muhaimin juga harus pro aktif merangkul kubu yang kalah," terang Arbi.Meski konflik internal PKB telah diputuskan MA yang memenangkan PKB pimpinan Muhaimin Iskandar, tidak meredakan semangat PKB pimpinan Choirul Anam. Komentar dari tokoh-tokoh parpol lain pun bermunculan. Yang terbaru keluar dari bibir mantan Ketua DPP PAN Amien Rais dan Ketua DPP PAN Soetrino Bachir.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































