PM Libanon Sangkal Bicarakan Pembebasan Tentara Dengan Israel

PM Libanon Sangkal Bicarakan Pembebasan Tentara Dengan Israel

- detikNews
Jumat, 01 Sep 2006 03:25 WIB
Stockholm - Beredar isu telah terjadi pembicaraan antara pemerintah Libanon dan Israel mengenai pembebasan 2 tentara Israel yang diculik pejuang Hizbullah sejak 12 Juli lalu.Namun isu ini dibantah keras oleh PM Libanon Fuad Siniora, seperti dilansir dari AFP, Jumat (1/9/2006)."Kami tidak pernah ada hubungan baik langsung atau tidak dengan pemerintah Israel," ujar Siniora merespons pemberitaan di radio tentara Israel yang menyatakan bahwa pemerintah Israel bersiap melakukan negosiasi dengan Libanon soal pembebasan tentaranya."Tidak ada negosiasi apapun," imbuh dia di sela-sela acara konferensi negara donor untuk percepatan rekonstruksi Libanon di Stockholm, Swedia.Pada Kamis 31 Agustus kemarin, seorang pejabat senior Israel mengatakan siap bernegosiasi dengan Libanon agar Hizbullah membebaskan tentara yang diculik.Pejabat yang tak mau disebutkan namanya itu menyatakan enggan melakukan pembicaraan mengenai kemungkinan penukaran tahanan, karena artinya disamakan dengan mengakui klaim kemenangan perang oleh kelompok militan Hizbullah.Hizbullah menangkap Ehud Goldwasser dan Eldad Regev di daerah perbatasan. Israel pun mendeklarasikan adanya penyerangan masif ke Libanon.Perang berakhir setelah PBB menyerukan gencatan senjata pada 14 Agustus. Kelompok militan menuntut pembebasan orang Arab yang telah terlebih dahulu ditangkap Israel.Meskipun pejabat Israel berkeras meminta pembebasan tentaranya tanpa syarat, namun media lokal Israel menyebut bahwa pertukaran tahanan sedang diupayakan. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads