Berat Shabu Teluk Naga Banyak Versi, Polisi Timbang Ulang
Kamis, 31 Agu 2006 17:28 WIB
Jakarta -
Untuk memastikan berapa jumlah pasti berat shabu-shabu yang disita polisi dalam penggerebekan di Teluk Naga, Tangerang, Polda Metro Jaya berencana menimbang ulang 96 dus berisi shabu-shabu yang berada di dalam mobil boks.Sebelumnya beberapa media menyebutkan jumlah yang disita sebanyak 966 kg. Sementara beberapa media lainnya menyebutkan hanya 950 kg dan 956 kg. Agar tidak timbul kecurigaan di masyarakat, Polda Metro Jaya akan menimbang ulang. Karena selisih 10 kg shabu-shabu merupakan jumlah yang sangat besar."Kita akan timbang satu-persatu karena ini masih berat kotor, agar tidak simpang siur," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Arman Depari di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto Jakarta, Kamis (31/8/2006).Dijelaskan Arman, dari 96 dus yang ditemukan, 95 dus dengan berat masing-masing 10 kg dalam keadaan utuh. "Satu dus sudah tidak utuh, hanya ada tiga bungkus dengan masing-masing berat 2 kg," jelasnya.Saat ini barang bukti berupa mobil boks dan 96 kardus shabu masih berada di Polres Tangerang. Mengenai rencana pemindahan barang bukti tersebut, Arman belum mengetahui pasti kapan hal itu akan dilakukan. "Kita masih menunggu selesainya pemeriksaan saksi-saksi karena kalau dibawa ke Polda terlalu jauh," tuturnya.Sementara itu Kepala Satuan Psikotropika Polda Metro Jaya AKBP Hendra Jhoni menyatakan hingga kini polisi masih merekonstruksi cara pemindahan barang haram hampir 1 ton itu dari kapal besar ke kapal kecil dan ke darat."Kita masih mencari titik koordinat di mana lokasi persis pemindahan shabu-shabu ini agar diketahui lokasi kapalnya sehingga kita bia menangkapnya," jelas Hendra.Yang jelas Hendra yang juga ketua tim penanganan kasus ini yakin shabu-shabu itu tidak diproduksi di Indonesia. "Faktanya ini diselundupkan lewat jalur laut," tandasnya.
(bal/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































