Jembatan Dukuh Atas Bolong, Trantib Pegangi Penyeberang

Jembatan Dukuh Atas Bolong, Trantib Pegangi Penyeberang

- detikNews
Kamis, 31 Agu 2006 17:18 WIB
Jakarta - Kini giliran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Dukuh Atas, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, yang kita sorot, Kamis (31/8/2006). Jembatan yang juga berfungsi sebagai penghubung halte busway ini bolong 1x1,5 meter.Bagian yang bolong merupakan satu ruas plat yang terletak di tangga naik, tepatnya di depan Wisma Indocement. Jelas hal ini sangat mengganggu pengguna jalan. Mereka harus ekstra hati-hati menyeberang.Dua petugas Trantib DKI Jakarta tampak sibuk membantu orang-orang melewati jembatan bolong ini. Mereka memegangi tangan orang yang hendak menyeberang, baik laki-laki dan perempuan. Yang dirasa mampu menyeberang sendiri, ya tidak dibantu. "Sudah 2 hari bolong, belum diberesin. Tapi sudah dilaporkan," kata petugas Trantib, Komarudin, pada detikcom. Dia menduga plat itu hilang pada malam hari. Ada dugaan plat berbahan stainless steel ini dimaling. Plat itu memang menggiurkan karena kalau dijual harganya cukup mahal. "Kalau malam, siapa yang jagain, Mas. Kita kan cuma diperintah jaga sampai pukul 18.00 WIB," ujar Komar.Kondisi ini dikeluhkan seluruh pengguna jembatan. Coba bayangkan repotnya bila yang menyeberang adalah perempuan yang tengah hamil tua atau kaum manula. Rina, 35 tahun, bersusah payah menyeberang sambil menggendong putrinya, Dini (3). "Komplain banget deh. Kalau anak saya jatuh gimana?" gugatnya.Keluhan serupa dikeluhkan Nurlela (36). "Mengganggu banget ya, sudah saya takut ketinggian, jembatannya bolong pula," ujarnya.Informasi jembatan bolong ini pertama kali disampaikan Putri Muflihati Agus, pembaca detikcom, pukul 16.00 WIB. "Tiap akhir bulan saya selalu ke Bank Muamalat Pusat. Karena kantor saya di Patra Jasa, sepulang dari Muamalat saya pasti menggunakan jembatan penyeberangan untuk naik Metromini. Nah, tadi siang cukup kaget dengan adanya lubang. Berhubung saya pakai rok, tentu harus hati-hati. Mungkin karena siang, tidak banyak yang lewat. Tapi, bagaimana kalau sore hari?" tulis Putri dalam surat elektroniknya.Menurut pantauan detikcom saat berita ini diturunkan pukul 17.18 WIB, jembatan itu cukup ramai. Maklum, jam kantor telah berdentang. Bagaimana nih Bang Yos? (nrl/)


Berita Terkait