Cari Lilik di Merapi, Tim SAR Malah Temukan Mayat Berdaster
Kamis, 31 Agu 2006 16:30 WIB
Yogyakarta - Tim SAR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih terus mencari Rahmat Lilik Wibowo yang hilang di Gunung Merapi. Namun tim SAR justru menemukan mayat lain di daerah Kendit, sebelah atas Pos II Srimanganti. Mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan Tim SAR saat melakukan penyisiran di daerah Kendit yang saat ini penuh dengan material pasir Merapi. Mayat tersebut ditemukan Kamis (31/8/2006) sekitar pukul 10.00 WIB.Mario, salah seorang anggota tim SAR DIY, kepada wartawan di rumah juru kunci Merapi Mbah Maridjan mengatakan, tim SAR berada di Kendit dalam upaya melanjutan pencarian terhadap Lilik yang diperkirakanm hilang di Merapi sejak 4 hari lalu. Hingga saat ini Lilik belum ditemukan meski sudah dilakukan penyisiran di wilayah Pos II hingga Kendit.Namun tim SAR malah menemukan mayat lainnya. Posisi mayat saat ditemukan dalam keadaan tengkurap dan sebagian tubuhnya tertimbun material pasir pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Saat ditemukan korban hanya mengenakan pakaian daster motif kembang-kembang dengan syal warna unggu. Sebagian kaki dan kepala sudah mengelupas sehingga kelihatan tulang tengkorak. Diperkirakan korban berumur sekitar 45 tahun dengan rambut sudah memutih. "Beberapa pakaian yang dikenakan seperti BH juga sudah lepas dan berada di sebelah kiri kepala," katanya.Tim SAR yang berjumlah sekitar 12 orang itu kemudian melakukan evakuasi mayat dari Kendit untuk dibawa menuju di Pos II. Selanjutnya dari Pos II, mayat dibawa secara beranting oleh tim dalam keadaan terbungkus rapat kantong mayat.Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 2,5 jam dari atas, sekitar pukul 02.20 WIB mayat tiba di Dusun Kinahrejo yang merupakan dusun terakhir jalur pendakian Merapi. Di tempat itu dilakukan serah terima mayat dari tim SAR kepada polisi Cangkringan. Setelah itu mayat dibawa menuju RSU Dr Sardjito untuk divisum. "Identitas jelas perempuan dan diperkirakan meninggal sudah lebih dari 5 hari. Untuk nama korban kita belum mengetahui," kata Kapolsek Cangkringan AKP Munawar.Hingga siang ini belum ada keluarga yang melaporkan kehilangan salah seorang anggota keluarganya kecuali keluarga Lilik, warga Bedoyo Desa Wukirsari Cangkringan. "Untuk korban ini belum ada laporan. Sedang Lilik juga masih dicari oleh Tim SAR tapi sampai sekarang belum ketemu," kata Munawar.
(nrl/)











































