Menneg KLH Tinjau Pembangunan Gardu dari Lumpur Lapindo

Menneg KLH Tinjau Pembangunan Gardu dari Lumpur Lapindo

- detikNews
Kamis, 31 Agu 2006 16:14 WIB
Sidoarjo - Lumpur Lapindo Brantas Inc yang menenggelamkan tiga desa di Sidoarjo mulai dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Salah satu pemanfaatan lumpur adalah pembangunan gardu jaga di Pasar Baru Porong.Pembuatan gardu jaga ini menggunakan cor dengan bahan utama lumpur dan semen. Pembuatan bangunan ini ditinjau oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar didampingi Bupati Sidoarjo Wien Hendrarso, Kamis (31/8/2006).Dalam kunjungan tersebut, Rachmat Witoelar memastikan lumpur bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembangunan infrastruktur. "Aman. Tidak apa-apa. Sudah dites di laboratorium, kekuatan sama," kata Rachmat Witoelar.Untuk membuktikan lumpur Lapindo Brantas tidak beracun, Rachmat Witoelar memperagakan tangannya mengaduk-aduk lumpur hingga balepotan. Menneg LH kemudian mendemonstrasikan menuang adonan semen bercampur lumpur untuk cor di gardu tersebut.Selain meninjau pembuatan gardu jaga dari lumpur Lapindo Brantas, Rachmat Witoelar mengklarifikasi adanya surat dari kementeriannya yang mengizinkan lumpur dibuang ke Mojokerto. "Itu tidak benar. Kita tidak pernah keluarkan. Dari mana sumbernya, tanya ke yang memberitakan," kata KLH.Usai meninjau pembangunan gardu jaga di Porong, Menneg LH bersama rombongan menuju lokasi penampungan air lumpur di Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, untuk melihat uji coba water treatment. (jon/)


Berita Terkait