Diplomat Muda Asean Belajar Bla Bla Bla Bahasa Indonesia
Kamis, 31 Agu 2006 16:15 WIB
Jakarta - Diplomat muda harus memahami medan tugasnya. Kalau cas cis cus bahasa Inggris, mereka sudah khatam. Tapi bahasa Indonesia? Jelas masih susah. Untuk itu 18 diplomat muda Asean dan Cina berlatih bla bla bla bahasa Indonesia. Program pendidikan bahasa Indonesia untuk Asean+3 (Cina, Jepang dan Korea Selatan) dibuka oleh Sekjen Deplu Imron Cotan di gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2006).Program ini merupakan program kedua setelah yang pertama dianggap sukses pada 2005 lalu. Pelatihan akan diadakan pada September-November 2006 di Balai Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Lokasi semula adalah Wisma Bahasa Yogyakarta, namun karena ada bencana alam gempa bumi lokasi pun dipindah ke Bandung."Ini adalah sarana membangun jaringan sebagai diplomat muda untuk membangun solidaritas Asean," ujar Sekjen Deplu di depan staf diplomatik yang masih tampak 'culun' itu.Selain belajar bahasa, para diplomat muda itu juga akan belajar budaya dan isu sosial, politik dan ekonomi kontemporer Indonesia. Para peserta pelatihan ini berasal dari Kamboja (3), Cina (2), Laos (3), Myanmar (2), Singapura (2), Vietnam (2), Filipina (2) dan Thailand (2).Menurut Imron, negara Asean lainnya juga sedang mempersiapkan program serupa. "Saya berharap di masa depan kita bisa berkomunikasi dan memahami dengan lebih baik lagi," tandas dia.
(san/)











































