Mahasiswa Unhas Protes Penghapusan Ospek
Kamis, 31 Agu 2006 13:28 WIB
Makassar - Gara-gara Ospek ditiadakan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di sejumlah fakultas di Universitas Hasanuddin, Makassar, tak henti-hentinya berunjuk rasa. Mereka memprotes kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak rektorat itu, karena dinilai mematikan lembaga mahasiswa. Unjuk rasa Kamis (31/8/2006) dilakukan sekitar 150 orang dari Aliansi Mahasiswa Unhas di depan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unhas. Para mahasiswa membagi-bagikan selebaran yang menolak kebijakan rektorat. Pihak rektorat mengganti ospek dengan Pengkaderan Mahasiswa Baru (PMB). PMB langsung ditangani oleh dosen dan pegawai kampus tanpa melibatkan mahasiswa. "Ini sama saja dengan mematikan lembaga. Mahasiswa diperlakukan seperti anak SMU. Kami juga menolak konsep ospek gaya lama yang dibumbui dengan kekerasan. Tapi bukan berarti proses pengkaderan oleh mahasiswa ditiadakan," tutur Zulkifli, salah seorang korlap aksi. Unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa ini diwarnai dengan mengusung keranda mayat. Keranda ditutup kain warna hitam yang menyimbolkan lembaga mahasiswa yang telah dimatikan oleh pihak rektorat. Aksi yang dilakukan BEM di sejumlah fakultas ini merupakan aksi kesekian kali. Bahkan, beberapa waktu lalu terjadi insiden kecil di Fakultas Teknik, yang berbuntut dipukulnya seorang mahasiswa oleh seorang dosen. Hal itu dipicu mahasiswa itu nekat membagikan selebaran formulir bagi mahasiswa baru untuk mengikuti ospek yang diadakan lembaga mahasiswa.
(nrl/)











































