Deadline Nuklir Iran Berakhir, PBB Tak Bertindak
Kamis, 31 Agu 2006 12:13 WIB
New York - Dewan Keamanan PBB tampaknya tidak akan mengambil tindakan apapun begitu berakhirnya tenggat waktu bagi Iran untuk menghentikan program nuklir. Demikian disampaikan Presiden DK PBB saat ini, Nana Effah-Apenteng di markas besar PBB di New York."Kemungkinan besar tak akan ada yang terjadi," kata Duta Besar Ghana untuk PBB itu seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (31/8/2006).DK PBB telah menetapkan deadline pada Kamis 31 Agustus untuk menghentikan semua kegiatan pengayaan uranium. Namun pemerintah Iran tetap bersikeras mengabaikan tenggat waktu tersebut. Teheran bahkan menyebut deadline PBB itu ilegal.Sementara di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Sean McCormack mengatakan, para pejabat senior AS, Inggris, ina, Prancis, Rusia dan Jerman akan bertemu pada awal pekan depan untuk membahas sanksi terhadap Iran.Pemerintah AS dan Eropa menuding Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya. Pemerintah Iran berulang kali membantah tuduhan itu. Ditegaskan Iran, program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/)











































