Membuka Lahan Tanpa Membakar akan Mendapat Insentif

Membuka Lahan Tanpa Membakar akan Mendapat Insentif

- detikNews
Rabu, 30 Agu 2006 17:24 WIB
Pekanbaru - Untuk mengurangi asap hasil pembakaran lahan, dana insentif pun ditebar. Barang siapa yang membuka lahan tanpa melakukan pembakaran, pemerintah menjanjikan insentif. Top! Hal itu ditegaskan Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman kepada wartawan, Rabu (30/8/2006) Ruang di VIP Lanjang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Menurut dia, saat ini pemerintah pusat telah menyediakan dana insentif bagi masyarakat yang membuka lahan tanpa harus melakukan pembakaran yang menimbulkan asap. "Kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan bencana asap, sangat merisaukan pemerintah kita. Karena itu, diharapkan para petani, kelompok tani apalagi perusahaan, agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka perkebunan," kata Kusmayanto. Lantas insentif apa yang akan diberikan pemerintah itu? Menurut Kus, ide itu sebenarnya bukan datang dari dia. Tapi rencana pemberian insentif datangnya dari Menteri Pertanian beberapa waktu lalu terkait soal kabut asap. "Bagi masyarakat yang membuka lahan tanpa pembakaran akan mendapat insentif berupa bantuan pupuk serta bibit yang akan ditanam di areal tersebut. Dalam hal ini pemerintah mencoba merangsang masyarakat untuk bisa mengelola perladangannya secara baik tanpa harus membakar lahan mereka," kata mantan rektor ITB ini. Dia juga mengingatkan, selama ini ada persepsi yang salah di mata masyarakat. Sebagain besar masyarakat beranggapan dengan melakukan pembakaran lahan, tanah tersebut akan lebih baik karena arang dari sisa pembakaran menjadi pupuk secara alami. "Tapi sebenarnya anggapan ini salah. Dengan pola membakar sisa tebangan justru membuat lahan menjadi kering. Dengan demikian, tanah tak lagi subur untuk bisa dijadikan areal pertanian," kata Kusmayanto mengingatkan. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads