Shabu 950 Kg, Pengawasan Bandara & Pelabuhan Harus Ditingkatkan

Shabu 950 Kg, Pengawasan Bandara & Pelabuhan Harus Ditingkatkan

- detikNews
Rabu, 30 Agu 2006 11:44 WIB
Jakarta - Ditangkapnya jaringan penyelundup 950 kg shabu-shabu di Tangerang membuat anggota dewan prihatin. Pengawasan di bidang transportasi laut dan udara dianggap masih lemah. Polisi diminta memperkuatnya.Peningkatan pengawasan ini penting untuk menghindari terjadinya penyelundupan narkoba."Masih adanya penyelundupan dalam jumlah besar karena pengawasan kita di laut dan udara lemah. Yang bisa mendeteksi narkoba masuk perut itu cuma di bandara Jakarta, Bali dan Medan. Sementara di laut tidak ada," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Almuzammil Yusuf kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2006).Menurutnya, keberhasilan aparat kepolisian menangkap merupakan sebuah prestasi yang harus dihargai. Tetapi karena peredaran narkoba tidak hanya terkait 1-2 orang, polisi tidak boleh berhenti pada keberhasilan menemukan barang bukti. Polisi harus bisa membongkar jaringan-jaringan yang ada."Jaringannya ini yang perlu dibongkar habis, karena selama jaringan masih ada, akan terus terjadi peredaran narkoba di negeri ini," kata dia.Dia mensinyalir masih banyak peredaran narkoba jumlah besar karena sikap petugas terhadap terpidana narkoba belum berjalan baik. Buktinya 2 terpidana mati narkoba belum dieksekusi, padahal peninjauan kembali (PK) mereka sudah ditolak. (umi/)


Berita Terkait