Antara Lina Joy & Abdul Rahman
Rabu, 30 Agu 2006 10:38 WIB
Kuala Lumpur - Kisah Lina Joy, perempuan Malaysia yang memperjuangkan pengakuan negara atas agama barunya, memiliki kemiripan dengan cerita Abdul Rahman asal Afghanistan.Lina yang tadinya muslim kemudian memeluk agama Kristen, belakangan ini mendapat ancaman mati dari kelompok garis keras yang menyebutnya kafir. Akibat ancaman itu, Lina dan tunangannya yang Kristen, kini harus bersembunyi.Rahman yang tadinya juga muslim namun pindah ke agama Kristen, bahkan pernah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Afghanistan. Hanya berkat intervensi Presiden Afghan Hamid Karzai, Rahman bisa selamat dari eksekusi.Kisah Rahman yang kini dikenal sebagai Joel, nama baptisnya, berakhir dengan bahagia. Meningkatnya tekanan internasional mendorong Presiden Karzai mengintervensi kasus Rahman sehingga pria itu lolos dari hukuman mati. Rahman kemudian meminta perlindungan ke dunia Barat dan pemerintah Italia memberikan suaka politik bagi pria berusia 41 tahun itu. Akhirnya Rahman terbang ke Italia pada 30 Maret 2005 lalu dan menetap di sana hingga kini.Kabarnya, hampir semua anggota parlemen Afghanistan mengecam keputusan pemerintahan Karzai yang mengizinkan Rahman pergi ke Italia. Demikian seperti diberitakan World Net Daily, Rabu (30/8/2006).Rahman mulai memeluk agama Kristen sekitar 16 tahun lalu di Jerman. Saat itu, dia bekerja di sebuah organisasi Kristen internasional. Dia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Afghanistan setelah dirinya terlihat memegang Alkitab di negeri bekas rezim Taliban itu. Vonis itu dijatuhkan karena sesuai hukum syariah Afghanistan, seorang muslim yang pindah ke agama lain adalah suatu kejahatan.
(ita/)











































