Pencarian Lilik di Merapi Berlanjut
Rabu, 30 Agu 2006 10:06 WIB
Yogyakarta - Pencarian terhadap Rahmat Lilik Wibowo yang diduga hilang di Gunung Merapi hari ini dilanjutkan. Titik pencarian difokuskan di sekitar wilayah Kendit di atas Pos II yang merupakan tempat terakhir Lilik diketahui keberadaannya.Salah seorang anggota Tim SAR DIY, Muhammad Sugeng Triyono, kepada detikcom, Rabu (30/8/2006) mengatakan, Tim SAR sekitar pukul 04.00 WIB telah memberangkatkan beberapa tim search rescue unit (SRU) untuk memulai pencarian. Selain tim SAR, pemuda Desa Kepuharjo, dan Umbulharjo, juga ikut melakukan pencarian. Titik awal pencarian untuk sementara dipusatkan di sebelah atas Pos II. "Sekitar Kendit hingga dekat hulu Kali Kuning di sebelah barat dan Gendol di sebelah timur," katanya.Selain di sekitar Pos II kata Sugeng, pencarian juga akan dilakukan di sekitar hutan lindung di Pethit Opak di sekitar Pos I. Tim SAR lainnya juga akan menyusuri sekitar hutan lindung di sisi timur di sekitar Gua Jepang di sebelah timur Kaliadem masuk wilayah Desa Glagaharjo Cangkringan. "Pencarian pagi ini untuk sementara di tiga titik Pos II, Pethit Opak dan sekitar Goa Jepang. Kalau sekitar hutan lindung wilayah Gunung Kendil dan Kukusan belum kita lakukan," katanya.Dia mengatakan, titik fokus masih di sekitar jalur pendakian dari Kinahrejo, sebab beberapa warga sekitar Kinahrejo, Kaliadem, sempat melihat Lilik naik melalui jalur pendakian tersebut. Sedang ciri-ciri pakaian yang dikenakan seperti mengenakan jaket hitam kaos merah dan celana blue jeans sudah cocok antara yang diungkapkan kakak kandung Lilik, Sulistiani, dengan warga yang sempat melihatnya."Keteranganya mengenai ciri-ciri fisik sudah cocok sehingga kita berharap lebih mudah mencarinya. Lilik juga terlihat terakhir berada di sekitar Kendit. Tim SAR juga akan menyusuri sekitar jalur pendakian untuk pencarian awal," katanya.Dia mengharapkan cuaca yang cerah sejak subuh hingga pukul 08.00 WIB akan lebih memudahkan pencarian. Sebenarnya sejak Selasa malam hingga Rabu dinihari cuaca di puncak Merapi cukup cerah, kaki hingga puncak gunung terlihat dengan jelas dari wilayah Bebeng yang sampai saat ini masih tertimbun material Merapi sejak pertengahan Juni lalu.
(nrl/)











































