Presiden Iran Tantang Bush untuk Debat Terbuka

Presiden Iran Tantang Bush untuk Debat Terbuka

- detikNews
Rabu, 30 Agu 2006 09:10 WIB
Teheran - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menantang Presiden AS George W Bush untuk melakukan debat yang disiarkan stasiun televisi. Namun tantangan ini langsung dimentahkan oleh Gedung Putih. Alasannya, tantangan itu hanya untuk mengalihkan perhatian.Tantangan debat terbuka itu dilontarkan Ahmadinejad dalam konferensi pers di Teheran. Ini terjadi hanya dua hari sebelum berakhirnya deadline ultimatum Dewan Keamanan PBB yang menuntut Iran untuk menghentikan program nuklirnya.Menurut Ahmadinejad, debat itu akan difokuskan pada isu-isu dunia dan cara-cara menyelesaikan masalah-masalah komunitas internasional. Demikian seperti diberitakan CNN, Rabu (30/8/2006).Namun juru bicara Gedung Putih Dana Perino mengatakan, tantangan itu cuma untuk mengalihkan perhatian dari keprihatinan komunitas internasional, bukan cuma AS, tentang perilaku Iran, mulai dari mendukung terorisme hingga mengembangkan kemampuan senjata nuklir.Ahmadinejad pun menegaskan, tak ada yang bisa mencegah Iran meneruskan apa yang disebutnya sebagai program nuklir damai, tidak juga Sekjen PBB Kofi Annan."Mr. Annan juga harus bertindak dalam kerangka regulasi internasional. Tidak ada yang punya hak khusus," cetus Ahmadinejad. Dalam konferensi pers yang berlangsung lebih dari 2 jam itu, Ahmadinejad mengecam AS dan Inggris. "AS dan Inggris merupakan sumber banyak ketegangan," cetus Ahmadinejad. "Di Dewan Keamanan, mereka yang harusnya menjaga keamanan, mereka malah menikmati hak veto. Jika ada yang mengkonfrontasi mereka, maka tidak ada tempat untuk mengadukan protes," imbuh pemimpin garis keras Iran itu.Dewan Keamanan PBB telah menentapkan Kamis 31 Agustus besok sebagai tenggat waktu bagi Iran untuk menghentikan pengayaan uranium. Pemerintah Iran bersikeras menolak ultimatum tersebut. Alasannya, deadline tersebut ilegal. (ita/)


Berita Terkait