PTPN di Sumut Diarahkan Tanam Jagung
Selasa, 29 Agu 2006 23:28 WIB
Medan - Perusahaan Terbatas Perkebunan Negara (PTPN) yang berlokasi di Sumatera Utara (Sumut), diproyeksikan membudidayakan jagung, sebagai alternatif untuk pengembangan tanaman dan memperluas lapangan kerja. Saat ini PTPN di Sumut mampu menyiapkan lahan seluas 15.000 hektar hingga 20.000 hektar untuk mengembangkan tanaman jagung.Dengan demikian akan mampu memproduksi minimal 160 ribu ton jagung per tahun. Sementara lapangan kerja baru tersedia untuk 20 ribu orang."Selama ini lahan potensial di PTPN belum dimanfaatkan secara optimal. Lewat program pengembangan tanaman jagung secara nasional, bisa memanfaatkan lahan PTPN untuk menambah produksi jagung di Sumut," kata Deputi Meneg Badan Usama Milik Negara (BUMN) Bidang Usaha Agroindustri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan, Agus Pakpahan.Dia berbicara kepada wartawan, Selasa (29/8/2006), di Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sumut (Bappedasu) Jalan Dipenogoro Medan.Menurut Agus Pakpahan, saat ini produksi jagung diarahkan untuk perubahan dan pembaharuan. Dengan program pengembangan jagung nasional itu, pemerintah dapat memanfaatkan lahan PTPN karena lahan-lahan tersebut selama ini belum dioptimalkan.Setiap tahunnya, kata dia, di PTPN dilakukan replanting sekitar 3%-4% dari luas lahan yang ada. Dengan pemanfaatan lahan PTPN di Sumut tersebut, selain menambah produksi jagung di Sumut juga akan bersinergi dengan masyarakat."Mudah-mudahan pengembangan tanaman jagung dengan pemanfaatan lahan PTPN ini bisa berjalan dengan baik. Dengan ide kerjasama ini bisa berkembang, karena produksi jagung dapat olah menjadi makanan, pakan ternak, minyak goreng, etanol, gula dan fiber, dan jagung itu multi fungsi," jelas Agus.Hitung-hitungannya, kata Agus apabila lahan tersebut saat ini dikelola 10.000 hektar, maka akan menghasilkan minimal 160.000 ton/tahun dengan catatan dua kali tanam dalam setahun."Apabila ini berjalan, maka akan membuka lapangan kerja baru minimal 20 ribu orang. Kerjasama ini merupakan alat untuk berteman dengan masyarakat sekitar perkebunan," tambahnya.Diakuinya, saat penanaman jagung tersebut akan dalam waktu dekat karena saat ini masih dalam proses persiapan. Bahkan, beberapa PTPN sudah memulai proyek pengembangan jagung tersebut diantaranya PTPN II di Kabupaten Deli Serdang.
(bal/)











































