Warga Sleman Hilang di Merapi
Selasa, 29 Agu 2006 21:52 WIB
Yogyakarta - Satu orang warga Sleman di hilang di Gunung Merapi. Warga yang bernama Rahmat Lilik Wibowo (25) itu diduga di hilang di wilayah Kendit di atas Pos II Srimanganti sejak pada hari Senin (28/8/2006) sore kemarin.Salah satu anggota tim SAR DIY, Sugeng Triyono ketika dihubungi detikcom, Selasa (29/8/2006) malam membenarkan adanya satu orang warga Sleman yang hilang di sekitar Kendit di atas Pos II yang biasa digunakanuntuk acara labuhan. Korban yang biasa dipanggil Lilik warga Dusun bedoyo Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan itu hilang di ketinggian sekitar 2.000meter di atas permukaan laut (mdpl). Sugeng mengatakan kakak korban, yakni Sulistiani pada hari Selasa (29/8/2006) sore sudah melaporkan kepada Tim SAR yang ada di base camp di rumah juru kunciMerapi Mbah Maridjan di Kinahrejo Desa Umbulharjo Cangkringan. Saat ini tim SAR DIY tengah melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian pada Rabu (30/8/2006) pagi. Beberapa orang warga sekitar Kinahrejo, Tim SARSleman, Tim SAR Klaten dan para relawan yang berjumlah sekitar 25 orang sudah siap turun untuk melakukan pencarian."Kalau dilakukan pencarian malam ini jelas tidak mungkin mengingat kondisi Merapi yang terus diselimuti kabut tebal dan angin kencang," katanya.Menurut dia, berdasarkan keterangan para saksi mata dari warga Kaliadem Desa Kepuharjo Cangkringan, warga sempat melihat korban berjalan di atas wilayah Kendit pada hari Selasa pagi. Korban terus mendaki ke atas meski sudah sempat dilarang oleh warga.Ciri-ciri korban saat pergi ke Merapi hanya mengenakan celana panjang blue jeans, kaos t-shirt warna merah, jaket hitam dan hanya mengenakan sandal jepit. Ciri fisik lainnya adalah kulit sawo matang, tinggi badan 165 centimeter, berat badan 55 kg dan rambut cepat. "Tahun lalu, dia sebenarnya sudah pernah hilang tapi berhasil ditemukan. Korban diduga sedang mengalamistress," katanya.
(jon/)











































