Hujan Buatan Bakal Guyur Riau Padamkan Titik Api
Selasa, 29 Agu 2006 19:09 WIB
Pekanbaru - Guna memadamkan titik api dari aktivitas pembakaran lahan, hujan buatan akan dicurahkan di Riau. Kondisi cuaca saat ini di Riau sangat memungkinkan dilakukan hujan buatan."Kita berencana akan melakukan hujan buatan untuk membantu upaya pemadaman titik api yang menyebar di kawasan hutan dan lahan di Riau. Tadi waktu saya melihat dari udara, di atas masih banyak terdapat awan. Kondisi itu memungkinkan kita untuk melakukan hujan buatan," kata Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman di Pangkalan TNI AU Pekanbaru, Selasa (29/8/2006).Dituturkan dia, dalam melakukan hujan buatan ini, pihaknya juga akan bekerja sama dengan BMG di Pekanbaru. Sebab nantinya pihak BMG yang akan menentukan kondisi cuaca dan mengetahui di mana daerah paling banyak awan."Untuk tahap awal ini kita akan mencari titik awan yang selanjutnya kita cari titik-titik api tersebut. Artinya kita harus mencocokkan di mana letak awan dengan letak titik api itu sendiri. Namun upaya yang kita lakukan ini tetap saja harus dibarengi dengan doa," kata Kusmayanto sembari tersenyum.Dalam melakukan hujan buatan di Riau, lanjut dia, pihaknya untuk tahap awal hanya menggunakan satu pesawat Hercules C 130 milik TNI AU. Bila nantinya dengan satu pesawat dirasakan masih kurang, pihaknya akan menambah satu pesawat lagi dari TNI AU Adisucipto."Untuk tahap awal ini kita hanya menggunakan satu pesawat, nanti bila dirasakan kurang, kita akan menambang satu pesawat lainnya," katanya.Usai memberikan ketengan pers, Kusmayanto pada pukul 16.00 WIB bersama tim pembuat hujan buatan terbang ke udara dengan Hercules. Tim ini memantau sejumlah titik api yang masih tersisa di Riau. Rencananya Kusmayanto akan menginap semalam di Pangkalan TNI AU Pekanbaru.Sementara itu Kepala Bapedalda Provinsi Riau, Khairul Zainal menyebutkan, hari ini titik api di Riau tak lebih dari 10. Pengurangan titik api ini tidak terlepas dua hari yang lalu sejumlah wilayah di Riau diguyur hujan deras."Alhamdulillah dengan adanya hujan dua hari yang lalu, udara kita sudah mulai berkurang dari kabut asap. Semoga saja upaya hujan buatan ini bisa berhasil sehingga bisa memadamkan sejumlah titik api yang masih tersisa," harapnya.
(sss/)











































