Luapan Lumpur Lapindo di Jalan Tol Belum Berhasil Diatasi

Luapan Lumpur Lapindo di Jalan Tol Belum Berhasil Diatasi

- detikNews
Selasa, 29 Agu 2006 14:34 WIB
Sidoarjo - Luapan lumpur dari kolam penampungan lumpur Lapindo Brantas Inc di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo hingga kini belum berhasil ditangani.Lumpur bercampur air mengalir deras ke bahu jalan tol di Km 39/200 dan masuk ke areal persawahan dan mendekati pemukiman warga. Meski lumpur mengalir melalui jalan tol, arus kendaraan dari Surabaya menuju Gempol tidak ditutup. Hanya, pihak pengelola jalan tol memilah-milah jenis kendaraan yang boleh melewati jalur tersebut."Arus kendaraan dari Surabaya menuju Gempol tetap dibuka. Hanya untuk kendaraan kecil dilarang masuk sini. Saat ini petugas melakukan pemisahan kendaraan di pintu tol Porong," kata Kasubag Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Cabang Surabaya Stephanus Prasetyo saat ditemui di jalan tol Surabaya-Gempol Km 39/220, Selasa (29/8/2006).Untuk kendaraan besar diperbolehkan masuk jalan tol, sedangkan untuk kendaraan kecil disarankan keluar tol pintu Porong dan melalui Jalan Raya Porong. "Kalau kendaraan kecil diperbolehkan masuk, genangan lumpur masih tinggi dan kami khawatir tanggul penahan lumpur tidak bertahan lama dan akan membahayakan pengendara," jelasnya.Saat ini, puluhan truk pengangkut pasir dan batu (sirtu) antre untuk memuntahkan muatan ke tanggul baru yang sedang dibangun. Sebelumnya sudah ada dua tanggul yang berusaha menahan luapan lumpur. Namun kedua tanggul sudah tidak mampu menahan aliran lumpur dan terakhir dibuat tanggul ketiga.Sementara itu, lumpur yang masuk ke Desa Renokenongo mulai mendekati masjid Renokenongo, SDN Renokenongo, kantor balai desa dan MTs Renokenongo. (jon/)


Berita Terkait