FPDIP Tolak Impor Beras
Selasa, 29 Agu 2006 13:30 WIB
Jakarta - Wacana impor beras kembali bergulir menyusul musim konsumsi beras tertinggi nasional yang akan menjelang. Sejumlah penolakan terus disuarakan, termasuk dari FPDIP DPR."Apapun, FPDIP menolak impor beras. Ini sudah jadi sikap fraksi resmi," cetus Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2006).Dia beralasan bulan Januari tahun depan adalah musim panen. Dengan panen tersebut stok beras nasional bisa tercukupi."Karenanya Bulog harus bisa memprediksi panen Januari ini. Kekurangan stok harus bisa dipenuhi oleh panen itu, jadi jangan tergesa-gesa," imbuh Tjahjo.Dia menilai alasan pemerintah yang menolak membeli beras dari petani karena harga yang tinggi, adalah suatu sikap yang tidak konsisten."Kalau mau konsisten, pemerintah harus menyejahterakan rakyat. Sekarang kita kembalikan, mau meningkatkan kesejahteraan atau tidak," tambah Tjahjo.Sementara itu, Ketua FPPP Endin Soefihara kepada detikcom menyatakan fraksinya masih mempelajari data-data terkait impor beras. "Nanti kalau sudah dianalisa akan kita sampaikan," kata dia.
(nvt/)











































