PM Libanon Dua Kali Telepon SBY Minta RI Kirim Pasukan
Selasa, 29 Agu 2006 13:06 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia sudah bulat untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Libanon. Hal ini didasarkan pada permintaan dari PM Libanon Fuad Siniora dan juga Presiden Prancis Jacques Chirac."Perdana Menteri Libanon dua kali bicara dengan presiden meminta kontribusi Indonesia," ungkap Menko Polhukam Widodo AS di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (29/8/2006).Selain itu, kata Widodo, Presiden Prancis yang akan memimpin United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) juga telah berbicara dengan Presiden SBY dan meminta kontribusi Indonesia."Sejak awal Indonesia justru mendorong digelarnya pasukan pemelihara perdamaian dan Indonesia siap berkontribusi," tegas Widodo.Menanggapi pernyataan Israel yang resisten terhadap negara yang ingin berkontribusi dalam memelihara perdamaian, Widodo menyebutkan, PBB harus menekan Israel untuk rasional."PBB harus meminta Israel bersikap rasional terhadap negara yang ingin berkontribusi dalam menggalang perdamaian di Timur Tengah," tandas dia.
(san/)











































