Uji Coba Pembuangan Lumpur Lapindo ke Mojokerto Distop

Uji Coba Pembuangan Lumpur Lapindo ke Mojokerto Distop

- detikNews
Senin, 28 Agu 2006 18:39 WIB
Sidoarjo - Tim II Penanganan Lumpur Porong menghentikan uji coba pembuangan lumpur Lapindo ke bekas penambangan pasir batu (sirtu) di Ngoro, Kab Mojokerto. Rencana membuang lumpur padat ini sebagai upaya untuk mengantisipasi musim penghujan.Informasi ini disampaikan Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc Yuniwati Terryana kepada wartawan saat ditemui di Pendopo Sidoarjo, Senin (28/8/2006). Kepastian diperoleh setelah pihaknya berkoordinasi dengan Bagus Kartiko, perwakilan Lapindo yang duduk di Tim II."Pembuangan lumpur ke Ngoro hanyalah uji coba karena untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan dengan menggunakan truk dalam seharinya. Kita stop dulu pembuangan lumpur ini sambil menunggu izin dari KLH keluar dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar," terang dia.Alasan lain, karena Bupati Mojokerto, H Achmady belum memberikan izin dan mengharapkan pembuangan lumpur ke Ngoro dihentikan dulu, sambil menunggu koordinasi lebih lanjut.Uji coba itu dilakukan setelah KLH mengeluarkan lampu hijau dengan terbitnya surat Nomor B-4775/Dep-IV/LH/08/2006 yang ditandatangani Deputi IV Bidang Pegelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun dan Limbah Berbahaya Meteri Negara Lingkungan Hidup (KLH) Yanuardi Rasudin.Dalam percobaan yang dilakukan Minggu kemarin, lumpur yang dikirim ke Ngoro berasal dari pond 3 atau 4 di Desa Reno Kenongo. Pembuangan lumpur ke Ngoro ini membutuhkan waktu empat jam setiap perjalanan (rit). Pendistribusian lumpur ini memerlukan 100 unit dump truck untuk kapasitas 15 meter kubik/dump truck dan lima perjalanan setiap harinya. Sedangkan airnya akan dibuang ke laut, setelah dijernihkan dengan water treatment plant. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait