Anam Diminta Tak Bentuk Partai, Kiai Diharap Kembali ke Pendidikan
Senin, 28 Agu 2006 18:29 WIB
Jakarta -
Tokoh NU yang juga adik kandung Gus Dur, Salahuddin Wahid berharap Choirul Anam tidak membentuk partai baru, setelah dikalahkan oleh MA terkait konflik PKB. Anam diminta berlapang dada. "Sebaiknya tidak perlu ada partai baru, dan para kiai yang ikut-ikutan bisa berkonsentrasi lagi ke pendidikan," kata kiai yang sering disapa Gus Solah di Gedung KPK, Jl Veteran III, Jakarta, Senin (28/8/2006).Menurut dia, dengan adanya putusan MA itu berarti konflik di PKB sudah selesai. Dia pun berharap PKB Gus Dur bisa merangkul PKB Anam. "Mudah-mudahan itu bisa segera diselesaikan. Dan PKB yang menang bisa merangkul yang kalah," jelas adik Gus Dur itu.Gus Solah mengakui, konflik di PKB itu tidak hanya terjadi di tataran elit. Namun juga menjalar ke akar rumput PKB. "Ini sudah ada di beberapa kota dan provinsi. Tapi mereka tidak eksis di PKB, tapi ada juga mereka yang sudah punya akar," ujarnya.Gus Solah pun mempersilakan PKB Anam untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan MA pada Kamis (24/8) lalu, karena itu sudah menjadi hak mereka dalam mengajukan PK. "Kalau mau mengajukan PK boleh saja. Tapi kan harus ada novum (bukti baru)," tandasnya.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































