Rajab Si Pembunuh Ibu Dibawa ke RS Jiwa
Senin, 28 Agu 2006 17:40 WIB
Makassar -
Stres usai membunuh ibunya, Rajab (26), pemuda asal Dusun Karampuang, Desa Moncongbalang, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Jiwa. Telah dua hari ini Rajab mendekam di RSJ Dadi, Makassar. Rajab dibawa ke rumah sakit jiwa oleh Polresta Gowa sejak hari Sabtu lalu (26/08/2006). Rajab dikirim ke RSJ lantaran aparat kepolisian sulit untuk memeriksanya. Saat diperiksa, Rajab nyerocos tak karuan. Apa yang dikatakannya juga berbeda dengan pertanyaan yang diajukan. Rajab juga tampak depresi, dengan tatapan yang selalu kosong. "Dia sering teriak-teriak sendiri di dalam sel tahanan," ujar Wakil Kepala Polresta Gowa Kompol Andi Fandy ketika dihubungi via telepon, Senin (28/8/2006). Menurut Andi, Rajab akan dititipkan di RSJ Dadi hingga sakitnya pulih. "Jika kondisinya tetap begitu, akan dititipkan terus di RS. Tapi kami menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit dulu," ucapnya. Lebih lanjut Andi mengungkapkan kalau Rajab bahkan tidak sadar telah menganiaya orang tuanya hingga tewas. "Dia stres. Tidak sadar kalau telah membunuh ibunya. Tapi dia pernah sekali sadar telah membunuh ibunya," katanya. Rajab ditangkap Polresta Gowa pada 23 Agusutus lalu. Saat itu, Rajab yang sedang punya malsalah, tiba-tiba melimpahkan kekesalannya pada ibunya. Ia menebas leher ibunya, Daeng Jaha, hingga tewas. Ayahnya, Daeng Maddo, juga kena sabetan parang di lengan dan wajah. Daeng Maddo hingga kini masih dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
(nrl/)










































