Dishub Janji Cek Jembatan Benhil

Dishub Janji Cek Jembatan Benhil

- detikNews
Senin, 28 Agu 2006 16:29 WIB
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman berjanji segera mengecek jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Bendungan Hilir, Jalan Sudirman, Jakarta. Dia berjanji akan memperbaiki kerusakan yang muncul."Kita akan cek dulu, apa-apa saja yang rusak," katanya saat dihubungi detikcom, Senin (28/8/2006). Nurachman baru mengetahui adanya kerusakan di JPO Benhil dari detikcom.Sebelumnya diberitakan, paku-paku di JPO Benhil banyak yang lepas sehingga membuat bidang-bidang plat menganga. Hal ini sungguh membahayakan karena pengguna jembatan bisa tersandung dan terjatuh.Menurut perhitungan Nurachman, jika hanya paku-paku yang rusak, maka ongkos perbaikannya tidak terlalu tinggi. "Nanti diambilkan dari kas daerah," ujarnya.Sementara itu pembaca detikcom, Andi Kurniawan Braling berpendapat, aspek perawatan sering diabaikan dalam pembangunan fasilitas publik. "Harusnya Gubernur Sutiyoso jangan hanya membangun tanpa memikirkan sisi perawatandan pengecekan serta perbaikan yang rutin dan kontinu serta segera sebelum menambah koridor demi koridor. Coba diam-diam Pak Sutiyoso sidak pagi buta atau malam hari," cetusnya.Sedangkan pembaca Andreas Ekoyuono mengingatkan, selain bangunan JPO yang sudah mulai 'retak-retak', juga harus diwaspadai pencopetan yang sering terjadi di kawasan JPO."Seperti yang terjadi di JPO Busway Karet, hampir tiap pagi beroperasi komplotan pencopet antara pukul 07.00-08.00 WIB atau sekitar 19.00 WIB. Mereka mengincar korban yang memakai tas di punggung. Cara kerjanya adalah dengan satu orang mencopet isi tas, sementara teman-temannya berjalan di belakangnya untuk menutupi aksi tersebut," bebernya.Selain itu di bagian bawah JPO kadang juga terjadi pencopetan dengan modus satu orang anggota komplotan memegangi celana korban untuk mengalihkan perhatian atau menghalangi korban, kemudian anggota komplotan yang lain mengambil barang berharga seperti handphone."Saran saya, taruh tas Anda di depan dada, jangan di punggung. Kemudian jangan mudah teralihkan perhatian dari barang berharga Anda," demikian Andreas. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads