Polri Jangan Hanya Sudutkan Napi Soal HP dan Laptop

Polri Jangan Hanya Sudutkan Napi Soal HP dan Laptop

- detikNews
Senin, 28 Agu 2006 13:14 WIB
Jakarta - Polri diminta segera menindaklanjuti informasi soal penggunaan HP oleh terpidana mati kasus terorisme, Amrozi, di LP Kerobokan. Polri jangan menyudutkan narapidana (napi) saja.Hal tersebut dikatakan Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Gedung DPR Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (28/8/2006)."Kalau dia (Amrozi) dituduh memiliki HP, buka saja secara transparan. Dikonfrontir dengan sipir dan orang-orang terkait supaya masyarakat menjadi jelas," kata Hidayat.Hidayat sendiri terkesan meragukan kebenaran informasi tersebut. Sebab, kata Hidayat, dari sisi anatomi sel LP Kerobokan, apalagi untuk napi teroris, sangat sulit ditembus. Apalagi memasok barang yang dilarang. "Namun karena infomasi itu sudah beredar, sebaiknya polisi bertidak cepat. Apakah ini hanya move atau terjadi kesalahan di LP kita," ungkap Hidayat.Setelah heboh penggunaan laptop dan koneksi internet oleh terpidana mati kasus bom Bali Imam Samudra, Mabes Polri kembali menemukan fakta yang mengejutkan. Terpidana mati kasus bom Bali lainnya, Amrozi, ternyata juga kerap mengirim pesan lewat SMS selama ditahan di LP Kerobokan, Denpasar. Informasi itu diperoleh setelah tim dari Mabes Polri memeriksa Beni Irawan, eks sipir LP Kerobokan, karena diduga terlibat penyelundupan laptop ke Imam Samudra. Beni mengaku dirinya pernah menerima SMS dari Amrozi yang isinya minta dikirimi telepon genggam. Tapi permintaan Amrozi itu tidak digubris Beni. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads