Demo Bubar, Warga Papua Mbokongi Kedubes AS

Demo Bubar, Warga Papua Mbokongi Kedubes AS

- detikNews
Senin, 28 Agu 2006 11:59 WIB
Jakarta - Sekitar pukul 10.50 WIB, puluhan massa Front Perjuangan Rakyat Papua Barat meninggalkan Kedubes AS. Sebelum bubar, mereka masih sempat memantati Kedubes AS yang dinilai sengaja merekayasa kasus pembunuhan 2 warganya di Timika.Aksi membokongi Kedubes AS ini lumayan lama, ada sekitar 5 menit mereka membungkukkan badan sambil mengangkat pantatnya tinggi-tinggi.Aksi membokongi Kedubes AS itu dikoordinasi oleh koordinator lapangan demo yang menggugat pembebasan 7 terdakwa kasus pembunuhan 2 warga AS dan 1 WNI pada tahun 2002 tersebut."Angkat pantat tinggi-tinggi kawan, berikan pantat kepada Amerika. Amerika adalah pelanggar HAM nomor satu. Amerika dan Bush telah menekan pemerintah Indonesia untuk mengungkap pembunuhan di Mile 62-63, Timika," kata korlap tersebut, Senin (28/8/2006).Terdakwa penembakan di Timika adalah Hardi Tsugumol, Agustinus Anggaibak, Markus Kalabetme, Yohanes Kasemol, Yulianus Deikme, Jerius Kiwak, Pdt Isak Onawame dan Anthonius Wamang. Kasus ini tengah disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Pemerintah yang tidak berdaya, imbuh dia, kemudian mengambinghitamkan warga Papua. "Sekali lagi berikan pantat yang tinggi kepada AS," teriaknya.Setelah puas membokongi Kedubes AS, mereka lalu bergerak ke arah Jalan Medan Merdeka Timur menuju Istana Merdeka di Jl Medan Merdeka Utara. Sambil berjalan mereka menyanyikan lagu-lagu Papua diiringi petikan gitar.Menyambut aksi demo massa Papua itu, pengamanan di istana terlihat biasa-biasa saja. Polisi yang mengamankan hanya ada sekitar 20 personel. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads