Kasus Penembakan Timika
Warga Papua Demo Kedubes AS
Senin, 28 Agu 2006 11:19 WIB
Jakarta - Sekitar 50 orang dari Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat berunjuk rasa di depan Kedubes AS meminta pelaku penembakan di Timika dibebaskan tanpa syarat.Aksi digelar di jalur hijau, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2006).Massa menilai penangkapan 7 pelaku penembakan 2 WNA asal AS dan 1 WNI di Timika pada tahun 2002 merupakan konspirasi dan kepentingan AS.Pelaku penembakan di Timika adalah Hardi Tsugumol, Agustinus Anggaibak, Markus Kalabetme, Yohanes Kasemol, Yulianus Deikme, Jerius Kiwak, Pdt Isak Onawame dan Anthonius Wamang. Kasus ini tengah disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat."Kami menduga TNI ada di balik kasus penembakan dan rakyat Papua hanya menjadi korban untuk menutupi kepentingan AS dan TNI," kata Rinto, koordinator aksi.Massa tampak mengenakan ikat kepala warna putih bertuliskan "Tutup Freeport" dan "Freeport Imperialis Nomor 1".Poster-poster pun dibentangkan, antara lain bertuliskan "Bebaskan Pendeta Isak Onawame tanpa syarat", "Adili TNI", "Tutup Freeport", dan "TNI dalang penembakan".2 Bendera bergambar singa hitam bertuliskan black lion ukuran 1x2 meter juga dikibarkan.
(aan/)











































