PKS Bisa Pahami Kebijakan Impor Beras
Senin, 28 Agu 2006 02:00 WIB
Jakarta - Jika beberapa waktu silam sempat menentang impor beras, sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kali ini berbeda. PKS bisa memahami sikap pemerintah yang berencana mengimpor beras.Pernyataan sikap tersebut disampaikan Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam jumpa pers usai Rapimnas PKS di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (27/8/2006)."Kami memperbolehkan masuknya impor beras, karena bulan-bulan ini kan memang produksi petani sedang menurun. berbeda dengan dulu, kami menentang keras, karena produksi petani sedang tinggi-tingginya," ujar Tifatul.DPR sendiri hingga saat ini masih belum satu sikap soal ini. Wakil Ketua Komisi IV Suswono menyatakan impor beras dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun hal tersebut harus dilakukan dengan prosedur yang ketat untuk menghindari penyimpangan.Sementara Ketua DPR Agung Laksono berharap pemerintah memiliki satu sikap sebelum menentukan kebijakan tersebut. Selain itu, pemerintah harus mengupayakan pembelian beras dari petani.Anggota DPR dari FPDI Perjuangan Aria Bima menilai impor beras hanya akan menguntungkan rente saja.
(fjr/)











































