Festival Jalan Jaksa, Penjual Tempe Mendoan Raup Rp 2 Juta

Festival Jalan Jaksa, Penjual Tempe Mendoan Raup Rp 2 Juta

- detikNews
Minggu, 27 Agu 2006 17:55 WIB
Jakarta - Festival Jalan Jaksa menarik perhatian warga Jakarta. Ribuan orang setiap harinya berbondong-bondong datang ke kawasan wisata malam itu. Para pedagang yang ikut dalam festival itu pun mengaku meneguk untung yang cukup besar.Misalnya saja salah seorang pedagang tempe mendoan dalam seharinya mampu meraup pendapatan (omzet) Rp 2 juta."Alhamdulillah ramai, kemarin dapat Rp 2,5 juta. Hari pertama hanya dapat Rp 2 juta," ujar Ahmad, pedagang tempe mendoan, di Festival Jalan Jaksa, Jakarta, Minggu (27/8/2006)Omzet sebesar itu diperoleh dari penjualan sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Berdua dengan seorang rekannya, Ahmad mampu menghabiskan 250 bungkus tempe dalam sehari.Hal yang sama juga dialamai oleh Farden, penjual jagung bakar. Dia mengaku bisa memperoleh laba bersih Rp 100 ribu per hari saat ramai pengunjung di Jalan Jaksa. Farden sehari-harinya berjualan rokok. Namun sejak Festival Jalan Jaksa digelar, dia memilih berjualan jagung bakar."Lebih menguntungkan daripada jualan rokok. Rokok untungnya dikit," ujar Farden sambil mengipasi jagung bakarnya. Dalam sehari dia mampu menjual lebih dari 100 biji jagung bakar yang dijual dengan harga Rp 1.000 per buah.Jenis makanan lain yang merupakan ciri khas Betawi adalah kerak telur. Bagol, penjual kerak telur mengeluh pembelinya kurang ramai. "Kurang ramai ini mas. Ya sehari hanya dapat Rp 200 ribu," ujar dia.Bagol yang tinggal di kawasan Buncit, Jakarta Selatan, berjualan kerak telur ketika ada pameran atau festival. Kerak telurnya yang menggunakan telur bebek dijual Rp 8.000 per buah, sedangkan yang dari telur ayam dijual dengan harga Rp 7.000 per buah. Rata-rata Bagol menghabiskan 5-6 kilogram telur.Menjelang penutupan Festival Jalan Jaksa, antusiasme warga Jakarta masih tinggi dengan memadati kawasan itu termasuk sejumlah turis asing. Namun keramaiannya mulai berkurang jika dibandingkan dengan Sabtu 26 Agustus malam. Untuk menghibur pengunjung, Minggu sore ini digelar sejumlah pertujukan seperti marching band, panggung hiburan dan antraksi lainnya. (san/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait