AS Belum Punya Sikap Soal Reaktor Baru Iran
Minggu, 27 Agu 2006 06:20 WIB
Kennebunkport -
Iran meresmikan fasilitas reaktor nuklir baru. Namun Gedung Putih masih merespon dengan tenang. Pemerintah AS masih akan berkonsultasi untuk langkah selanjutnya."Kami masih melihat respons Iran dan berkonsultasi dengan mitra bicara P5+1 untuk langkah selanjutnya," ujar Wakil Jubir Gedung Putih, Dana Perino, seperti dilansir AFP, Minggu (27/8/2006).Pemerintah AS mengacu pada 21 halaman respons Iran terhadap insentif yang ditawarkan 5 anggota tetap DK PBB. Jerman juga meminta Tehran untuk menahan ambisi proyek nuklir mereka."Kami berbagi tujuan untuk mencegah Iran memperoleh kemampuan memproduksi senjata nuklir," tandasnya.Pada Sabtu 26 Agustus, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad meresmikan fasilitas penyuplai air sebagai pendingin reaktor nuklir di Arak, Iran tengah. Reaktor ini diresmikan 5 hari sebelum tenggat waktu dari DK PBB agar Iran menghentikan program nuklirnya.Iran menegaskan reaktor ini adalah untuk kepentingan sipil dan tujuan damai. Namun, karena reaktor baru ini dapat memproduksi plutonium, negara-negara barat terutama AS, khawatir Iran akan membuat bom nuklir.
(fay/)










































