Diancam Sanksi, Iran Malah Resmikan Reaktor Nuklir
Sabtu, 26 Agu 2006 21:20 WIB
Khondab -
Iran mengoperasikan fasilitas reaktor nuklir baru, 5 hari sebelum tenggat waktu DK PBB agar Iran menunda pengadaan energi nuklir. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan reaktor ini dibangun untuk tujuan damai."Pesan dari rakyat Iran adalah perdamaian dengan bangsa lain berdasarkan keadilan. Kami bukan ancaman bagi bangsa lain termasuk rezim Zionis," ujar Ahmadinejad dalam upacara peresmian seperti dilansir AFP, Sabtu (26/8/2006).Ahmadinejad menegaskan Iran adalah negara yang kuat dan mendukung perdamaian. Bangunan yang diresmikannya adalah pensuplai air untuk pendingin reaktor berkapasitas 40 mega watt yang akan beroperasi 2009.Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyebutkan reaktor ini dapat memproduksi 8-10 kilo plutonium setahun. Bahan ini cukup untuk membuat 2 bom nuklir, oleh karena itu negara-negara barat sangat mengkhawatirkannya.Kompleks baru ini dijaga dengan keamanan tinggi dan dipersenjatai penangkis serangan udara. Kelengkapan ini untuk mengantisipasi serangan udara Israel dan AS."Iran akan membela haknya atas teknologi nuklir dengan mengerahkan kekuatan," bela Ahmadinejad.DK PBB berencana menjatuhkan sanksi bagi Iran jika tidak mengehentikan pengayaan nuklir pada 31 Agustus mendatang. AS menjadi negara yang paling mendesak sanksi bagi Iran melalui DK PBB.
(fay/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































