'Lawan' Israel, RI Tempuh Jalur Politik

'Lawan' Israel, RI Tempuh Jalur Politik

- detikNews
Sabtu, 26 Agu 2006 18:06 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia akan menempuh jalur politik untuk memperjuangkan keikutsertaan TNI dalam pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Libanon. Keberatan Israel dinilai sangat tidak beralasan."Looking bad kalau Indonesia yang katakanlah juga merepresentasikan negara-negara OKI tidak bisa ikut mengawal perdamaian di sana. Kami akan berjuang secara politik," kata Presiden SBY saat silaturahmi dengan Veteran dan Purnawirawan TNI/Polri di Istana Bogor, Sabtu (26/8/2006).Menurut SBY, keberatan Israel dengan keikutsertaan negara-negara yang tidak mempunyai hubungan diplomatik dengannya dinilai kurang tepat. Sebab yang mengundang Indonesia mengirimkan pasukannya adalah Perdana Menteri Libanon dan penggelaran pasukan perdamaian PBB juga di wilayah Libanon."Dulu kita bergelombang-gelombang kirim pasukan ke Sinai yang juga perang Arab-Israel. Dan kita tidak punya hubungan diplomatik," katanya.SBY meminta agar ormas-ormas yang akan mengirim anggotanya ke Libanon untuk mendukung rencana pemerintah itu. Agar partisipasi Indonesia berjalan sesuai konstitusi dan tidak membawa kerepotan lain sebagai negara di belakang hari."Bagi saya lebih bagus negara yang melaksanakan kewajibannya daripada masing-masing melakukan sendiri tanpa peduli pada apa yang harus dibuat negara," ujarnya."Jangan jalan sendiri-sendiri. Karena kami juga bertanggungjawab pada keselamatan orang per orang di Indonesia," cetusnya. (mar/)


Berita Terkait