Kriminolog: Ini Kejahatan Negara

Laptop di Sel Imam Samudra

Kriminolog: Ini Kejahatan Negara

- detikNews
Jumat, 25 Agu 2006 06:52 WIB
Jakarta - Penemuan laptop di sel terpidana mati kasus bom Bali Imam Samudra dinilai bukan sekadar sebagai kesalahan prosedur. Ini adalah sebuah kejahatan negara. Menurut Kriminolog asal UI, Adrianus Meliala, pemerintah seharusnya membangun suatu pengamanan yang ekstraketat terhadap para terpidana mati. Apalagi laptop itu ternyata ditemukan di sel yang ditempati pelaku teror bom Bali I."Pengawasan terhadap terpidana seperti ini mestinya harus ekstraketat. Tapi kok ini bisa masuk laptop. Ini bukanlah hal sepele, dan bukan kesalahan atau kelalaian dari prosedur. Ini kejahatan negara," kata Adrianus saat dihubungi detikcom, Jumat (25/8/2006).Menurutnya, dengan adanya kasus ini telah membuktikan bahwa negara telah gagal dalam menangani para terpidana, khususnya orang yang telah divonis sebagai teroris. "Ini tamparan luar biasa bagi negara. Untuk terpidana kasus besar saja bisa lolos, bagaimana dengan kasus yang kecil," ujarnya heran.Adrianus menjelaskan, secara normatif, di suatu lembaga pemasyarakatan memang tidak diperkenankan barang-barang elektronik masuk ke dalam sel. Namun hal itu sering terjadi di LP."DPR berhak memanggil Menteri Hukum dan HAM dan tanya bagaimana kok bisa begini. Ini tidak dapat dibiarkan begitu saja," tandasnya. (ary/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini