Takut Longsor, Tanggul Penahan Lumpur Dipasangi Geotextil

Takut Longsor, Tanggul Penahan Lumpur Dipasangi Geotextil

- detikNews
Kamis, 24 Agu 2006 16:48 WIB
Sidoarjo - Untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan, Batalyon Zipur V, Kepanjen, Malang, memasang geotextil di sepanjang tanggul penahan lumpur yang ada di Desa Siring dan Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Pemasangan geotextil atau semacam terpal yang terbuat dari serat sintetis ini dilakukan mulai dari tanggul yang ada di belakang SDN Siring 1. Tanggul setinggi sekitar 5 meter ini, sebelumnya terlebih dahulu diberi ram yang terbuat dari plastik, kemudian diselimuti geotextil selebar 10 meter yang kemudian ditimbun kembali dengan pasir batu (sirtu). "Pemasangan geotextil ini untuk memperkuat tanggul saat datangnya musim penghujan," kata salah seorang anggota Yon Zipur V kepada wartawan, Kamis (24/8/2006). Selain untuk memperkuat tanggul, geotextil tersebut juga untuk menahan resapan air lumpur yang sampai saat ini masih terus menyembur dari sumur Banjar Panji 1. Apabila tanggul penahan lumpur tidak secepatnya diberi geotextil, tanggul yang terbuat dari sirtu nantinya dapat terkikis. Dari pantauan detikcom, hingga saat ini pemasangan geotextil yang dilakukan dua peleton anggota Yon Zipur V sudah mencapai sekitar 500 meter. Sementara itu, untuk mengantisipasi luberan lumpur di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Yon Zipur V sampai saat ini masih terus melakukan penguatan dan peninggian tanggul di sepanjang Desa Besuki dan Desa Mindi. (nrl/)


Berita Terkait