TPM: Saya Nggak Ngerti Soal Laptop Imam Samudra

TPM: Saya Nggak Ngerti Soal Laptop Imam Samudra

- detikNews
Kamis, 24 Agu 2006 14:41 WIB
Jakarta - Tim Pengacara Muslim (TPM) mengaku tidak tahu bahwa kliennya, Imam Samudra, menggunakan laptop saat berada dalam tahanan. Demikian juga soal adanya dugaan Imam Samudra menggerakkan orang-orangnya dari dalam penjara untuk mengebom."Saya nggak ngerti itu. Penjelasan polisi banyak yang aneh," kata anggota TPM Ahmad Michdan saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (24/8/2006). Masuknya laptop ke ruangan tahanan Iman Samudra, menurut Michdan, dipenuhi banyak kejanggalan. Apalagi penjagaan terhadap teroris bom Bali itu sangat ketat.Michdan juga mempersoalkan nasib laptopnya yang disita aparat kepolisian saat dibawa oleh Agung, yang ditetapkan polisi sebagai tersangka cyber terrorism. "Laptop itu baru satu hari dibawa Agung. Isinya soal materi persidangan. Saya peringatkan ke penyidik agar dikembalikan. Saya sudah meminta Kapolri untuk menegur penyidik," katanya.Seharusnya, lanjut Michdan, kalau penyidik mau meminta laptop miliknya, bisa bicara baik-baik. "Saya amat tersinggung. Saya sudah SMS Pak Makbul (Komjen Pol Makbul Padmanegara), supaya laptop saya dikembalikan," katanya. (jon/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait