Restoran Hitler Timbulkan Kemarahan Yahudi
Kamis, 24 Agu 2006 12:11 WIB
Mumbai - Apalah artinya nama? Begitu kata pujangga tersohor dunia William Shakespeare. Tapi gara-gara nama, sebuah restoran di Kota Mumbai, India dihujat banyak orang.Bagaimana tidak, tempat makan tersebut mengambil nama Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman yang terkenal itu. Tak ayal lagi, restoran Hitler's Cross tersebut menuai kecaman dari komunitas Yahudi di India dan luar negeri.Resto yang dibuka sejak pekan lalu itu telah menimbulkan kemarahan sekitar 5 ribu warga Yahudi yang tinggal di Kota Mumbai. Saat pembukaan resto, Hitler's Cross memajang poster Hitler di pintu masuknya. Resto yang menyajikan pizza, salad dan aneka kue itu juga memasang simbol swastika yang dipakai sebagai lambang Nazi.Konsul jenderal Israel di Mumbai, Daniel Zonshine, akan menulis surat kepada otoritas setempat untuk menyuruh restoran itu diganti namanya. Menurut Zonshinem, dirinya telah menerima telepon dari kaum Yahudi di berbagai negara yang prihatin dan kesal dengan masalah nama Hitler ini.Komunitas Yahudi di kota tersebut juga berencana akan menyeret pemilik restoran, Puneet Sablok, ke pengadilan jika dia tidak mengganti nama restorannya. Demikian diberitakan harian lokal, Times of India seperti dilansir media Thailand, Bangkok Post, Kamis (24/8/2006)."Ini benar-benar membuat orang-orang kesal karena orang yang bertanggung jawab atas pembantaian 6 juta Yahudi bisa dipuja-puja seperti itu," cetus Elijah Jacob, seorang pemuka komunitas Yahudi di Mumbai.Namun sang pemilik resto, Sablok, bersikeras untuk tidak mengubah nama usaha bisnisnya. "Saya tidak akan mengganti namanya. Kami bukan mempromosikan Hitler. Dekorasi ataupun produk-produk kami tidak mempromosikan Hitler. Ini cuma nama," cetus Sablok.Mereka yang berkunjung ke Hitler's Cross juga mengaku tidak mempermasalahkan soal nama resto tersebut. "Hitler memang manusia jahat, tapi apa salahnya makan di sini?" tanya Ashwini Phadnis, mahasiswi mikrobiologi yang sedang menyantap kue cokelat. Pengetahuan soal holocaust atau pembantaian jutaan umat Yahudi oleh Nazi memang terbatas di India. Oleh banyak orang di negeri Bollywood itu, Hitler cuma dianggap sebagai figur bersejarah.
(ita/)











































