Terendam Lumpur Lapindo, 5 Tower PLN Terancam Roboh

Terendam Lumpur Lapindo, 5 Tower PLN Terancam Roboh

- detikNews
Kamis, 24 Agu 2006 09:02 WIB
Jakarta - Akibat luapan lumpur Lapindo Brantas Inc yang kian tidak terkendali, lima tower PLN terancam roboh. Dari 5 tower itu, empat tower berkekuatan 70 kilovolt (kv) dan satu tower menyangga 150 kv."Kalau gas kimia yang terkandung dalam lumpur dapat membuat korosi (karatan) pada besi tower, bukan tidak mungkin tower itu akan ambruk," kata General Manajer PLN Jawa-Bali Muldjo Adji saat berbincang dengan detikcom, Kamis (24/8/2006) pukul 08.00 WIB.Ditambahkan dia, luapan lumpur itu telah mempersempit ruang bebas antara kawat listrik dan tanah lumpur itu."Sekarang sudah mencapai tujuh meter. Jika terus bertambah, perlu ditinggikan, tapi ini kan sulit karena kaki tower itu terendam air," imbuh Adji.Untuk mengantisipasi hal buruk itu, pihaknya tengah menyiapkan dua skenario utama. Pertama dengan memindahkan 2 travo utama di Buduran dan Bangil, Pasuruan. Kedua, jika kondisi terburuk terjadi, maka pasokan listrik akan dipindahkan ke gardu induk lain.Akan tetapi, pihaknya menjamin jika hal itu terjadi, Surabaya tidak akan gelap gulita."Ya tidak seekstrem itu. Paling konsumen hanya mendapat gangguan sebentar ketika ada pengalihan aliran ke gardu induk yang lain," ungkapnya.Untuk mengantisipasi kemungkinan itu, PLN telah menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Lapindo Inc yang disaksikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo Saiful Illah."Ada tiga butir kesepakatan di sana. Pertama Lapindo siap mengganti tagihan listrik konsumen PLN yang rumahnya kena badai lumpur. Kedua, Lapindo akan mengganti kerugian aset PLN akibat luapan lumpur itu, dan yang ketiga Lapindo akan mengganti biaya yang timbul karena pengamanan keamanan dan kontinuitas pasokan," beber Adji.Lima tower yang terendam itu vital bagi pasokan listrik warga kota Surabaya. Dengan tower itu, mobilitas listrik mengalir dari selatan ke utara, dari Pasuruan atau Malang ke Surabaya.Terbayang kan apa yang terjadi jika tower itu tumbang? (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads