Perang Batu Warnai Penggusuran di Cipinang Besar

Perang Batu Warnai Penggusuran di Cipinang Besar

- detikNews
Rabu, 23 Agu 2006 15:20 WIB
Jakarta - Aksi lempar batu dan kayu mewarnai penggusuran pemukiman liar di bantaran Kali Cipinang, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Sebanyak 148 KK atau 1.275 warga menolak digusur.Berdasarkan keterangan saksi mata kepada detikcom, Rabu (23/8/2006), sejak pukul 09.00 WIB warga sudah berkerumun untuk menolak penggusuran yang akan dilakukan oleh Satpol PP Jakarta Timur. Namun aksi lempar-lemparan baru mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Jalan Basuki Rahmat yang menghubungkan Pondok Bambu menuju Cawang atau Kampung Melayu sama sekali tidak bisa digunakan karena masyarakat sekitar memadati jalanan.Belasan Satpol PP terlihat terluka akibat lemparan batu dari warga. Mereka yang terluka langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati.Sekitar 500 personel Satpol PP ditambah 200 polisi dari Polres Jakarta Timur masih mengepung lapangan Lai yang digunakan sebagai tempat bermukim ratusan KK itu.Akibat aksi lempar-lemparan itu, Jalan Basuki Rahmat kini dipenuhi batu-batuan dan material seperti kayu yang dilempar warga dari dalam kompleks lapangan Lai.Pada pukul 15.00 WIB sedang dilakukan negosiasi antara polisi dengan perwakilan warga yang menolak digusur. Sementara Satpol PP belum berani mendekat ke lokasi pemukiman. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads