Yusril Sesalkan Data Kemiskinan Jadi Masalah

Yusril Sesalkan Data Kemiskinan Jadi Masalah

- detikNews
Rabu, 23 Agu 2006 14:52 WIB
Jakarta - Data kemiskinan yang dilansir Presiden SBY dalam pidato kenegaraannya menuai kritik pedas. Mensesneg Yusril Ihza Mahendra menyesalkan hal itu. Soalnya, zaman Gus Dur dan Megawati pun pernah mengalami hal yang sama."Kenapa yang ini dipersoalkan, padahal zaman Mega dan Gus Dur mengalami hal yang sama, tidak menggunakan data September. Tapi orang tidak mempersoalkannya, kenapa sekarang dipersoalkan?" ujar Yusril.Yusril menyampaikan hal itu usai sidang paripurna khusus DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8/2006).Pemerintah, imbuh Yusril, bisa saja minta data kemiskinan terbaru dari BPS, namun hal itu tidak dilakukan."Kita kalau mau panggil bisa saja BPS ambil datanya, tapi kita tidak mau lakukan itu," kata Yusril tanpa merinci alasannya.Data kemiskinan yang dikeluarkan Tim Indonesia Bangkit yang menyebutkan kemiskinan meningkat, kata dia, merupakan data verifikasi yang dikeluarkan DPR. Sebab BPS tidak mengeluarkan data kemiskinan sesuai jadwal RAPBN."Saya tidak mengatakan data itu salah, BPS tidak bisa ada up date karena BPS mengeluarkan data itu setiap September. Dulu RAPBN bulan Januari berlaku April, sekarang ternyata RAPBN bulan 8 (Agustus) disampaikan bulan 9 (September)," bebernya.Jadi siapapun presidennya, kata Yusril, bisa mengalami hal yang sama. (umi/)


Berita Terkait