Keberadaan Putra SBY Tambah Beban Psikologis Pasukan Garuda

Keberadaan Putra SBY Tambah Beban Psikologis Pasukan Garuda

- detikNews
Rabu, 23 Agu 2006 08:32 WIB
Jakarta - Lettu (Inf) Agus Harimurti yang merupakan putra Presiden SBY dipastikan ikut dalam pasukan Garuda TNI yang akan dikirim ke Libanon. Namun, Agus kemungkinan berangkat dengan pengawalan ketat, karena menyandang status sebagai anak presiden.Hal ini pun menimbulkan kritik di masyarakat. Pengamat politik Azyumardi Azra mengatakan, jika hal tersebut benar dilakukan maka akan menambah beban anggaran negara dan beban psikologis pasukan."Seharusnya tidak ada perlakuan khusus terhadap putra SBY itu. Karena selain berdampak psikologis juga akan menambah beban anggaran," kata Azyumardi kepada detikcom sebelum acara pembukaan 'Kongres I Tokoh-tokoh Agama se-Indonesia' di Hotel Accacia, Jl Kramat Raya, Jakarta, Selasa (22/8/2006).Azyumardi menambahkan, seluruh pasukan Garuda yang dikirim ke Libanon, menggunakan dana anggaran yang dikeluarkan dari APBN. Artinya, pasukan pengawal tersebut tidak dibiayai oleh presiden. "Tugas negara tidak bisa dibiayai pribadi tetap harus oleh negara," jelasnya.Jadi, lanjut Azyumardi, para pengawal putra presiden itu tentu dibiayai negara, padahal itu bertujuan pribadi.Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menegaskan, sikap untuk memberikan pengawalan khusus kepada putra presiden juga akan berdampak buruk bagi psikologis anggota pasukan Garuda yang lain."Dia seharusnya berlaku sebagai tentara yang profesional, tidak perlu ada perlakuan khusus, justru akan mengacaukan yang lain," paparnya. (ahm/)


Berita Terkait