SBY Minta BPS Percepat Pengumuman Susenas

SBY Minta BPS Percepat Pengumuman Susenas

- detikNews
Selasa, 22 Agu 2006 22:28 WIB
Jakarta - Gara-gara tidak menyampaikan data terbaru tentang jumlah angka kemiskinan, Presiden SBY dikecam berbagai pihak. SBY pun akhirnya meminta BPS untuk menyesuaikan data survei sosial ekonomi nasional (Susenas) dengan jadwal pidato kenegaraan."Idealnya tiga bulan sebelumnya (pidato kenegaraan nota keuangan dan pengantar RAPBN). Karena sekarang Agustus, jadi paling tidak BPS umumkannya Mei," kata Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, di Jakarta, Selasa (22/8/2006).Hal itu disampaikan Yusril pada wartawan seusai mengikuti rapat kabinet membahas draf penyampaian keterangan pemerintah oleh Presiden pada DPD yang diikuti seluruh menteri dan Kepala BPS Rusman Heriawan. Tidak klop-nya waktu pengumunan dengan jadwal pidato, diakui Yusril bisa menimbulkan masalah yang lebih besar dari pada sekedar kecaman pengamat ekonomi. Data yang salah, akan menyebabkan analisis pemerintah jadi keliru dan pembangunan ekonomi yang dilakukan meleset. Diharapkan dengan dimajukannya waktu pengumuman hasil Susenas kelak, maka pidato kenegaraan di DPR tiap 16 Agustus dapat menggunakan data terbaru. Selain itu analisa dan proyeksi pembangunan ekonomi untuk tahun mendatang bisa lebih akurat. "Kalo sekarang akan kemungkinan meleset itu ada, karena Presiden gunakan data 2005 (untuk nota keuangan dan pengantar RAPBN 2007)," ujarnya. Untuk keperluan yang sama, BPS juga diminta memperbaiki metode survey mereka dengan gunakan data-data empiris. Metode wawancara yang mereka gunakan selama ini ternyata tidak sesuai dengan karakter rakyat Indonesia yang terlalu 'low profile'. Akibatnya data yang dihasilkan juga tidak akurat. "Orang kita biar gaji Rp 2 juta tapi kalo ditanya berapa pendatapannya tiap bulan, jawabnya 'ya cukup buat makan lauk tahu tempe'," urai Yusril memberi ilustrasi. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads