Adang Bikin Tanding Bola Agar Wajahnya Dikenal Orang
Selasa, 22 Agu 2006 18:43 WIB
Jakarta - Tudingan kampanye terselubung mengarah pada para calon-calon gubernur DKI Jakarta. Salah satunya Wakapolri Komjen Pol Adang Daradjatun. Dia menggelar pertandingan sepakbola yang bertitel 'Adang Daradjatun Cup' disebut-sebut untuk berkampanye. Namun calon yang diusung PKS ini membantahnya."Itu bukan kampanye. Boleh-boleh saja mengadakan cup-cup seperti itu, kayak Anda juga bisa. Itu wajar-wajar saja," kata Adang usai menerima anggota Paskibraka di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (22/8/2006).Lalu apa tujuan bikin kejuaraan sepakbola itu. "Ya, biar orang kenal muka saya," ucap Adang.Adang menegaskan bahwa kejuaraan sepakbola itu bukan ajang dia berkampanye. Adang justru mengaku sudah mempersiapkan waktu guna berkenalan dengan warga Jakarta."Nanti tanggal 27 (Agustus) akan ada juga pertemuan besar-besaran dengan remaja Kemayoran," cetus lulusan Akpol tahun 1972 ini.Dia juga mengaku telah secara resmi menerima pinangan PKS. Kendati masih menjabat Wakapolri, Adang merasa tidak ada masalah soal itu. "Yang penting bagaimana mengikuti aturan perwira Polri. Saya ini kan masih perwira Polri," cetusnya.Adang menuturkan memang dalam peraturan pemerintah (PP) apabila abdi negara berkampanye memang harus cuti. "Itu kalau tidak salah (kampanye) di atas Mei (2007) jadi saya tidak perlu cuti. Kalau sekarang saya cuti berarti saya sudah jadi masyarakat bebas," urainya.Adang juga sudah punya ancer-ancer untuk meraup suara warga Betawi, karena itu dia sudah meyiapkan nama beken bagi dirinya. "Tidak pake Daradjatun, tapi Bang Adang," cetusnya.Kembali berbicara soal kejuaraan yang dia buat, Adang enggan berkomentar banyak termasuk soal biaya. Dia malah meminta untuk menanyakan besaran biaya kepada tukang-tukang bola. "Mereka kan panitianya. Tanya saja panitianya," tandas Adang.'Adang Daradjatun Cup' dibuka pada Minggu 20 Agustus di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan. Spanduk-spanduk tampak menghiasi lokasi itu, lengkap dengan wajah Bang Adang mengenakan pakaian khas Betawi.
(ndr/)











































