Tanggul Penahan Lumpur Lapindo Jebol, Warga Besuki Panik
Selasa, 22 Agu 2006 17:32 WIB
Jakarta - Tanggul penahan lumpur dari pengeboran Lapindo Brantas Inc kembali jebol. Kali ini tanggul di Dusun Babatan, Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, yang tidak kuasa menahan derasnya arus lumpur panas.Akibat jebolnya tanggul di Besuki ini, air lumpur membanjiri areal persawahan yang berada di dekat pemukiman warga. Bahkan air lumpur saat ini persis berada di pinggir jalan desa. Warga pun panik dan sebagian mulai mengemasi harta bendanya.Pantauan detikcom, Selasa (22/8/2006), yang paling parah terkena luapan air lumpur adalah warga RT 07 RW 02, Dusun Babatan. Warga setempat menutup akses menuju ke jalan tol karena khawatir bisa mempengaruhi kekuatan jalan. Pengendara kendaraan bermotor selain warga setempat dilarang masuk. Sebagian warga bertahan, namun tidak sedikit yang mulai mengevakuasi harta bendanya.Alfiah, warga Dusun Babatan yang ditemui saat jualan minuman, mengaku belum mengungsi karena tidak tahu harus mengungsi ke mana. "Saya hanya berharap agar tanggul di depan itu diperkuat dan ditinggikan," ujar dia.Ia mengaku setiap malam was-was. Apalagi dua kali tanggul penahan lumpur di Desa Besuki meluap hari ini dan Senin kemarin.Akibat luapan air dan lumpur Lapindo, warga memanen padi lebih awal. Tanaman padi yang baru menghijau dipanen untuk makanan ternak. Mereka beralasan, bila didiamkan, tanaman tersebut akan busuk dan tidak bisa digunakan sama sekali.
(jon/)











































